Investasi Koin Emas

Saya bermaksud menabung sebagian uang honor saya dengan membeli koin emas Investasi koin emas
Dikutip dari CBN CyberSHOPPING

Saya bermaksud menabung sebagian uang honor saya dengan membeli koin emas. Kira-kira dapatkah Ibu menunjukkan citra mengenai koin-koin emas yang beredar sekarang, contohnya yang dijual dari Perum Pegadaian, PT Antam, ataupun Bank Indonesia? Adakah tips tertentu untuk menentukan koin emas yang seharusnya dibeli? Apakah penjualan kembali koin-koin tersebut sanggup dilakukan di toko-toko emas biasa? Apakah dalam penjualan kembali ini nantinya mengalami penurunan harga? Dan bagaimana saran-saran ibu untuk memulai investasi dalam bentuk koin emas ini, apakah karat juga perlu diperhitungkan atau tidak?

Kania Syaroni

Jawaban:
Halo Bu Kania,
Koin emas dan emas batangan yang ada di pasaran tersedia dalam aneka macam ukuran. Untuk koin emas biasanya tersedia dalam ukuran 1gr, 2gr, 2,5gr, 5gr, dan yang terberat yakni 10gr. Sedangkan emas batangan disediakan dalam ukuran 20gr, 25gr, 50gr dan yang terberat yakni 1kg. Harga emas koin maupun emas batangan ini tidak tetap dan mengalami kenaikan maupun penurunan setiap harinya.

Emas batangan dan koin emas sanggup diperoleh di kantor Pegadaian, toko perhiasan/ toko emas, dan di PT. Aneka Tambang atau disingkat PT. Antam. Kantor Pegadaian biasanya tidak menjual emas batangan dalam jumlah banyak, lebih banyak koin emas dengan cap kantor pegadaian. Membeli koin emas di Perum Pegadaian sanggup dilakukan untuk tujuan Naik Haji, dimana Pegadaian mengeluarkan jenis produk yang disebut Ongkos Naik Haji (ONH) dengan tujuan membiayai perjalanan haji dengan tabungan emas. Namun intinya koin emas sanggup diperjual belikan dengan bebas, artinya siapapun boleh membeli koin emas ONH walaupun tidak termasuk pergi haji.

Sedangkan toko emas pada umumnya tidak menjual koin emas namun menyediakan emas batangan dalam ukuran terbatas. Dibandingkan toko emas dan kantor pegadaian maka PT. Antam yang paling lengkap menyediakan kedua bentuk emas tersebut. Di PT. Antam sendiri harga emas diumumkan 2 kali dalam sehari yaitu pagi dan sore dan biasanya harga tersebut menjadi patokan harga emas di toko emas maupun kantor pegadaian. PT Antam yakni salah satu BUMN yang bergerak dalam perjuangan pertambangan. Jika Anda tertarik membeli emas dari PT . Antam , Anda sanggup menghubungi unit bisnis logam mulia bab perdagangan PT Antam untuk keterangan lebih lanjut.

Begitulah sekilas citra umum mengenai koin emas & emas batangan ketika ini.
Siapapun boleh membeli koin emas dan emas batangan baik itu perorangan maupun perusahaan. Cara membelinya juga gampang sekali lantaran tidak memerlukan persyaratan tertentu. Anda cukup tiba ke toko emas, kantor pegadaian, atau ke PT Antam dan membelinya di counter yang tersedia. Keuntungan lainnya dengan mempunyai koin emas dan emas batangan sebagai investasi yakni sifatnya yang likuid , lantaran umumnya sanggup diuangkan atau di jual dengan gampang diberbagai kawasan di seluruh dunia baik dengan atau tanpa sertifikat. Namun untuk lebih mudahnya, lakukanlah jual beli emas di kawasan atau toko yang sama, apalagi kalau Anda sudah jadi langganan disitu mungkin sanggup diberikan harga miring (siapa tahu?). Jangan lupa juga untuk menyimpan kwitansi pembelian atau sertifikatnya, biar lebih memudahkan Anda dalam menjualnya. Tujuan lain yakni biar Anda juga gampang mengingat berapa harga beli emas tersebut alasannya tertera di kuitansi, sehingga sanggup menentukan kapan ketika yang sempurna untuk menjualnya. Yang paling penting tentunya selalu perhatikan juga ketika menjual emas tersebut apakah harga jualnya sanggup menutup harga belinya.

Investasi ke dalam emas sebaiknya tidak dilakukan dalam jangka pendek (kurang dari 1 tahun), alasannya kenaikan harganya belum terlalu besar, namun dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun kenaikan harganya mungkin sanggup lebih besar daripada bunga tabungan dan deposito. Sebaiknya juga tidak menginvestasikan seluruh harta tunai Anda dalam bentuk emas, alasannya Anda kan tetap harus pegang uang tunai juga, jadi bagi-bagilah porsi yang sempurna antara tabungan, deposito dan emas. Selain itu menyimpan emas juga jangan terlalu banyak, alasannya risiko kehilangan (pencurian dan kerusakan), semakin banyak emas yang Anda simpan semakin tinggi risiko hilangnya, lantaran itu sebaiknya tidak meyimpan emas dalam jumlah besar di rumah, simpanah di temapt lain yang lebih kondusif contohnya di safe deposit box di bank. Biaya penyimpanan juga perlu dipertimbangkan, alasannya semakin banyak emasnya maka Anda juga harus keluar uang untuk kawasan menyimpannya, contohnya di safe deposit box di bank tadi, dimana Anda harus membayar biaya sewanya.

Selamat berinvestasi.
Salam,
Mike Rini
Perencana Keuangan

Post a Comment

0 Comments