Bangga Menjadi Diri Sendiri

 Pernah duduk berdampingan dengan orang yang belum dikenal sepanjang perjalanan yang makan Bangga Menjadi Diri Sendiri
Pernah duduk berdampingan dengan orang yang belum dikenal sepanjang perjalanan yang makan waktu 2-3 jam? Atau menghadiri pesta di mana kebetulan hanya 2-3 orang saja yang Anda kenal? Coba ingat-ingat lagi, apa saja yang Anda lakukan ketika itu?

Asyik ngobrol sesudah berkenalan? Atau malah asyik sendiri; entah itu SMS-an atau main game lewat ponsel, akal-akalan membaca, atau bahkan akal-akalan tidur? Bagi sebagian orang, bukan hal simpel bisa dekat dengan orang baru. Sebagian orang lainnya menganggap hal ini bukan duduk perkara besar.

Ada momen-momen tertentu yang menciptakan kita gundah mengambil sikap. Dan pada jadinya malah bikin kita salah tingkah. Makara perilaku ibarat apa yang paling tepat di ketika ibarat itu? Sebenarnya tak ada tanggapan salah dan benar, semuanya terpulang pada langsung Anda. Mengingat masing-masing individu punya keunikan, maka tindakan paling tepat di saat-saat itu tentulah yang paling sesuai dengan kepribadian Anda.

Menjadi diri sendiri berarti menghargai Anda sebagai individu -- berguru mengekspresikan diri dan senang menjadi diri sendiri. Bagi sebagian orang maknanya berguru mendapatkan dan menyayangi diri; sebagian lainnya bermakna tidak menyembunyikan diri atau mengubah diri demi menyatu dengan komunitas tertentu. Bagaimana mengekspresikan apa yang ada dalam diri Anda? Berikut langkah-langkahnya.

1. Cari tahu (siapa) diri Anda
Anda tak bisa menjadi diri sendiri bila tidak tahu, tidak paham, dan tidak mendapatkan diri sendiri. Luangkan waktu untuk menggali diri dan mempertimbangkan kehidupan Anda dan pilihan-pilihan yang telah dan akan Anda ambil. Belajar dari kesalahan dan pilihan yang telah diambil, tak ada gunanya menyesal, lebih baik lihat ke depan untuk mencapai sesuatu yang lebih baik.

2. Tak usah peduli dengan pandangan orang
Sulit menjadi diri sendiri kalau Anda terus bertanya-tanya: “Apa mereka menganggap saya lucu? ....saya gemuk? ...saya bodoh?” Lagi pula bila Anda mengubah diri demi kelompok tertentu, kelompok atau orang lainnya belum tentu menyukai Anda. Dan Anda akan terus berubah perilaku bila ingin disukai. Sampai kapan bulat ini berkesudahan?

3. Jujur dan terbuka
Apa yang Anda sembunyikan? Manusia makhluk yang tidak sempurna, tapi bukan berarti tidak bisa berguru dan membuatkan diri. Jujurlah pada diri sendiri. Ini berlaku juga untuk orang lain; Anda harus jujur pada orang lain. Ada perbedaan antara bersikap kritis dan jujur. Makara ketika bicara jujur, hati-hatilah bicara.

4. Santai
Hentikan mengkhawatirkan hal terburuk yang bakal terjadi, utamanya dalam situasi sosial. Memangnya kenapa kalau Anda jatuh terjerembab? Atau ada daun bayam tersangkut di gigi? Belajarlah menertawakan diri sendiri ketika itu terjadi. Dengan begitu Anda mendapatkan diri sendiri sebagai individu yang tidak tepat dan menciptakan Anda merasa lebih santai.

5. Kembangkan dan ekspresikan diri
Apakah itu gaya atau cara bicara, kalau Anda melaksanakan sesuatu berbeda dengan orang lain, dingin saja, malah Anda harus bangga. Yang penting tidak mengganggu apalagi menyakiti diri dan orang lain. Jadilah individu yang unik dan berkarakter.

6. Ciptakan hari produktif
Ada hari-hari Anda membisu saja dan tak melaksanakan apa-apa, ada juga hari-hari lain ketika Anda begitu padat dengan bermacam-macam aktivitas. Sepanjang Anda tahu bahwa itu dijalani sesuai kehendak sendiri, apa yang harus dikhawatirkan? Pada jadinya orang lain akan menghargai Anda dan Anda akan lebih menghargai diri sendiri.

7. Yakin terhadap diri sendiri
Kalau Anda berusaha menjadi seseorang yang bukan diri Anda, Anda tak bakal bahagia. Jadilah diri sendiri dan tunjukkan pada dunia bahwa Anda gembira menjadi diri sendiri. Tak ada orang lain yang mengenali Anda kecuali diri Anda sendiri. Anda menjadi teman bagi diri sendiri. Bayangkan nongkrong bareng diri sendiri sepanjang hari, tipe langsung ibarat apa yang menciptakan Anda senang dan senang hari itu? Cintai dan terima diri sebagaimana adanya.

8. Turuti gaya Anda sendiri
Banyak orang menyalin tindakan orang lain, tapi hingga kapan bertahan? Menjadi langsung yang menonjol sangat sulit, tapi singkirkan perkiraan berisi pandangan orang lain terhadap diri Anda. Meski Anda lebih suka strawberry cake ketimbang chocolate cake, tak perlu khawatir. Menjadi seseorang yang unik itu menarik, dan itu bisa menjadi daya tarik.

9. Pikirkan dengan pendekatan baru
Menjadi diri sendiri yang unik dan “ajaib”, niscaya pernah mengalami up and down. Sebagian orang menganggap Anda aneh, membicarakan Anda, atau malah menertawakan. Tapi mereka pada jadinya menghargai Anda yang berani menjadi diri sendiri. Banyak orang ingin menjadi sobat seseorang yang dianggap istimewa. Lagi pula, bila semua orang di planet ini punya kesamaan perilaku dan kepribadian, dunia ini akan jadi daerah yang membosankan, bukan?

Post a Comment

0 Comments